
MotoGP Aragon 2025 menjadi panggung kebangkitan dan dominasi luar biasa Marc Marquez yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa. Membela tim Ducati Lenovo, Marquez tampil sempurna dengan menguasai seluruh sesi akhir pekan balap di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu, 8 Juni 2025.
Mulai dari sesi latihan bebas, Marc Marquez mencatatkan waktu tercepat dan terus mempertahankan dominasinya hingga kualifikasi, di mana ia berhasil meraih pole position. Tidak hanya itu, ia juga keluar sebagai juara di sprint race yang digelar sehari sebelum balapan utama, menegaskan bahwa performanya benar-benar tak tertandingi di sirkuit ini.
Pada balapan utama sepanjang 23 lap, Marquez langsung melesat di tikungan pertama dan memimpin sejak awal hingga finis tanpa pernah kehilangan posisi terdepan. Keunggulannya atas sang adik, Alex Marquez yang finis kedua, mencapai 1,107 detik, sementara Francesco Bagnaia melengkapi podium di posisi ketiga[5][6]. Dominasi Marc begitu jelas terlihat, bahkan Manajer Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, sampai kehabisan kata-kata untuk memuji performa luar biasa sang pembalap yang dijuluki “The Baby Alien” ini.
Kemenangan di Aragon ini merupakan yang keempat bagi Marquez di musim MotoGP 2025 dan semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 233 poin, unggul 32 poin dari pesaing terdekatnya. Selain itu, ia juga mencatatkan rekor sebagai pembalap pertama sejak dirinya sendiri pada 2015 yang berhasil memimpin semua sesi dalam satu akhir pekan balap, mulai dari latihan, kualifikasi, sprint race, hingga balapan utama.
Meski tampil dominan, Gigi Dall’Igna bahkan mengungkapkan bahwa Marquez sebenarnya belum mengeluarkan performa habis-habisan, menunjukkan potensi besar yang masih bisa ia eksplorasi di sisa musim ini[2]. Dengan gaya balap yang agresif dan penuh kontrol, Marquez tidak hanya menghibur para penggemar, tetapi juga membuat para rival merasa sulit menandingi kecepatannya.
MotoGP Aragon 2025 menjadi bukti nyata bahwa Marc Marquez masih menjadi kekuatan dominan di lintasan, membuktikan bahwa ia bukan hanya legenda masa lalu, tetapi juga ancaman nyata di era baru MotoGP bersama Ducati Lenovo. Kemenangan sempurna ini membuka peluang besar bagi Marquez untuk kembali menambah gelar juara dunia di musim ini.